Posts filed under 'Hidup Absurd'

Blitz Megaplex Mall of Indonesia

Minggu kemarin akhirnya saya bisa melihat Blitz Megaplex yang baru di Kelapa Gading. Tepatnya di Mall of Indonesia. Mall-nya masih belum selesai sih, tapi beberapa tenant-nya sudah mulai buka termasuk Blitz. Sebenernya rasa penasaran ini karena pengen tahu aja bagaimana design blitz megaplex di MOI serta kualitas tempatnya.

Begitu masuk ke Blitz MOI, suasana chinese terasa kental disini. Nuansa merah dan putih digantikan menjadi merah dan hitam. Kesannya memang semakin gelap dan glamour. CRO atau tempat buat nanya info dan nitip barang jadi keren. Barang kita ditaruh didalam box yang mirip dengan peti-peti obat cina. Cool.

Karena sudah film yang saya nonton masih lama mainnya (Hell Boy II), makanya saya pengen mencoba Gameshepere Blitz. Dan mata saya langsung tertuju ke sebuah console berwarna putih, Ninteno Wii. Cool.. Main game tenis sejam-an cukup membuat tangan capek tapi demen ama Wii karena interaktif.

Karena audi 1 sudah dibuka, saya masuk. Overall audi-nya cukup gede, jauh lebih gede daripada beberapa studio 21. Namun masih kalah gede dengan Audi 1 Blitz GI. Kursinya lumayan empuk, tapi yang goyang-goyang bikin gak nyaman. Karena keliatan mau jatuh. Audio lumayan oke.

Dengan harga 20.000 untuk weekdays dan 35.000 untuk weekend, lumayan buat jadi tempat pelarian kala penat. Main game, nonton bioskop.. pulang hati senang dan riang.


2 comments September 23rd, 2008

Selamat Jalan, Nek

Terlalu banyak kenangan yang kau tinggalkan.

Sejak aku masih kecil sampai sekarang.

Masih teringat bermain-main dengan kelinci-kelinci lucu di perkarangan rumahmu, berburu laron saat hujan mulai reda dan mengaji dikegelapan malam hanya dengan cahaya dari lampu templok.

Semua terasa baru kemarin…. Dan hari ini tiba-tiba kamu pergi meninggalkan kami semua.

Selamat jalan, nek…. kami akan selalu merindukanmu.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.


Add comment September 12th, 2008

Merdeka!

MERDEKA!

Entah wordpress apa dagdigdug yang bermasalah dengan html code… tapi jadinya saya gak bisa nampilin logo Kemerdekaan dengan ASCII.

Pokoknya HIDUP KEMERDEKAAN YANG BERTANGGUNG JAWAB!


3 comments August 17th, 2008

Sehari di Semarang

Agak sedikit menyesal saya pergi ke Semarang kemarin, bukan karena tidak suka tetapi inilah kali kedua saya pergi ke Semarang tanpa sempat menikmati pesona ibukota propinsi Jawa Tengah yang masyur dengan kulinernya yang nikmat.

Yah, apalagi yang dicari dari sebuah daerah selain kuliner. Terus terang saya bukan pecinta pernak-pernik, jadi ya begitulah saya gak akan mencari benda apapun yang ada di sebuah kota.

Setelah selama 5 jam saya terguncang dalam travel Surabaya - Semarang, akhirnya jam 2.30 pagi saya sampai di hotel tempat-teman menginap, namanya Hotel Pandanaran. Sampai di sana, saya langsung tidur karena besoknya saya harus mengisi sebuah sesi workshop di Telkom Kandatel IV Semarang.

Sore harinya setelah selesai workshop saya harus kembali ke Jakarta, maklum tiket sudah ditangan dan otomatis hanya beberapa jam yang tersisa untuk menyusuri kawasan Simpang Lima Semarang. Perjalanan pertama, saya menuju Plasa Simpan Lima untuk menitipkan travel bag supaya tidak terlalu berat. Murah saja, hanya 1000 rupiah. Rekomendasi kalau bawa barang banyak tapi pengen nyantai, silahkan dititipkan ditempat ini. Ibu-ibu yang jaga ramah kok.

Untuk menghindari ngantuk, saya mampirlah ke warung bule untuk minum teh sembari berpikir akan kemana tujuan kaki ini melangkah menyusuri Simpang Lima. Setelah itu saya berjalan menuju Warung Nasi Liwet. Dalam perjalan, mampirlah ke penjual tahu petis. Argh, akhirnya.. Karena kemaren tidak sempet merasakan tahu petis ala surabaya, saya akhirnya memutuskan untuk membeli beberapa buah, dan kebetulan teman saya juga pengen tahu apa itu tahu petis.

Aneh, gumam teman saya tadi. Ya iyalah, orang priangan jarang memakai petis dalam masakan mereka (atau ada ya?). Biasanya petis ini hanya ditemukan di daerah pesisir, seperti Surabaya tentunya! Kemudian melanjutkan kembali ke warung-warung yang berjejer di seputaran Simpang Lima.

Setelah bingung melihat warung yang berjejer, akhirnya kami memilih sebuah warung yang agak jauhan. Saya pesan nasi pecel, setelah sebelumnya pesen nasi liwet ternyata banyak berisi krecek (huhuhuhu.. saya tidak suka). Teman saya pesan Gudeg (halah), minum es teh manis. Kami makan sembari ngobrol (gak banyak.. soalnya pada sibuk sama makanan - kalau dah soal makan, biar diberondong pelurupun makan jalan terus)

Murah meriah! Saya makan berdua hanya menghabiskan beberapa ribu rupiah (lah kalau seratus ribu?), dan kenyang.. sebelum menuju ke stasiun. Tapi sebelum itu, saya mampir membeli sedikit buah tangan oleh-oleh dari Semarang, yaitu roti Brilliant! Karena menurut saya, bandeng juwono sudah terlalu terkenal jadi gak begitu heboh kalau di bawa ke Jakarta.

Masuk tokonya membuat saya tercengang, banyak banget artist yang udah mampir kesana. Haruskah saya ikut tanda tangan mbak?, tanya saya pada penjaga tokonya. Mereka tertawa. Entah menghina atau karena lucu, yang jelas mungkin tampang saya belom mirip artis.

STASIUN TAWANG

Ini pertama kali saya naik kereta api dari Semarang menuju Jakarta di Stasiun Tawang. Perjalanan dari Simpang Lima ke stasiun terasa biasa saja seperti kota-kota lainnya. Tapi begitu masuk kota tua… arghhh, saya langsung meruntuk dalam hati dan menyesal kenapa tidak lebih lama di Semarang. Suasana kota tuanya begitu arrghhh…. KEREN!!! Melewati gereja Immanuel, terasa saya sedang berada di sebuah set shooting film. Saya membayangkan saat malam hari, suasa di daerah kota lama Semarang diisi oleh pejalan-pejalan kaki yang pengen makan ke restoran atau cafe, pub dengan suasana kolonial. Seru! Seru! Bahkan saya ingin makan di Rumah Makan Cianjur (bukan karena masakannya yang enak… tapi suasanya itu yang dapet! Huhuhuhuhu… ) Tentunya saya akan memilih duduk di balkon kalau ada.. atau dekat jendela.

Tidak berapa lama, taksi yang saya tumpangi sudah masuk ke Stasiun Tawang, stasiun lama peninggalan Belanda. Saya masih harus menunggu 2 jam lagi. Sayang, ruang tunggu-nya bernyamuk. Entah mungkin karena saya manis belum mandi atau karena memang dekat dengan sungai.

Ah, rasanya ingin ke Semarang lagi.


3 comments August 14th, 2008

Telkomsel Flash yang tidak sekencang namanya

Flash sucksBeberapa hari ini saya agak sedikit bete dengan koneksi Telkomsel Flash. “High Speed Wireless Broadband” adalah jargon yang digadang-gadang, namun semuanya tak berarti ketika koneksi menjadi lambat bahkan putus sama sekali. Dengan gembar-gembor koneksi sampe 3Mbps tentu saja semua jadi ngiler untuk mencobanya. Tapi yang terjadi adalah jarang sekali bisa mendapatkan koneksi HSDPA bahkan kadang-kadang belum ada beberapa menit sudah menjadi GPRS.

Koneksi kacau ini mau tidak mau membuat saya jadi belingsatan, karena ada beberapa kerjaaan yang jadi terbengkalai dan tidak bisa diupload lewat internet. Entah sampai kapan Telkomsel Flash bakal jadi baik? Kita tunggu saja. Atau haruskah kita ganti dengan koneksi 3G yang lain yang lebih murah dan kenceng dari Flash?


3 comments August 10th, 2008

Blog ribet

Gwe kok ngerasa makin banyak blog ribet yak? Dengan konten yang sedikit tapi dijejali oleh ratusan iklan demi sesuap berlian membuat mata agak sepet melihatnya. (Maklum, kalau untuk urusan design gwe agak bawel). Gak salah sih tapi jadinya aneh aja.

Blog gwe juga gitu.. coba liat sidebar kanan… macam-macam informasi dijejalkan ke situ. Makin ribet dan riweh.

Detik.com juga.. ribet, terlalu banyak iklan. Saya juga menganggap bahwa detik adalah sebuah blog. Lihat postingannya yang cuman seuprit dalam satu berita. Tapi berita itu di ulang-ulang terus dalam postingan berikutnya.

Sepertinya harus bikin ASOSIASI BLOG RIBET INDONESIA?


3 comments July 29th, 2008

I’m a lucky number seven

Yippeee….

I’m feeling lucky today… how about you?

yay777


2 comments July 28th, 2008

Cool Videos on Go Green Indonesia Short Movie Competition

These are cool videos. If you like it, vote it and get your Nokia N70 for free if you are lucky. Hurry up. Tell your friends too.

WHICH SIDE ARE YOU?

ACT10N

GREEN PEACE

PEDULI!!


Add comment July 28th, 2008

Welcome to the World: Zeva Sophia Firmanto

SELAMAT DATANG DI DUNIA INI:

ZEVA SOPHIA FIRMANTO

pada tanggal 21 Juli 2008 pukul 08.26 WIB.

Senyummu semoga menyerahkan dunia yang semakin suram ini….


4 comments July 21st, 2008

Jurnalis Kacrut

Entah kenapa saya heran dengan beberapa jurnalis katakanlah reporter, anchor, pembawa acara yang semakin lama semakin kacrut.

Tadi sempat membaca majalah anak sma yang punya tagline “beda”. Ada petikan wawancara dengan James Blunt. Dan dengan bodohnya (bego atau pura-pura lugu)  si reporternya nanya:

“Anda pernah membunuh orang, James?”
Itu pertanyaan offensive. mending anda tanya berapa yang kami selamatkan

“Jadi pernah?”
Saya tidak mau membahas masalah itu.

Kira-kira begitulah. Buset… ini wartawan bego apa gimana sih? Masalah membunuh orang dalam medan perang itu bikin trauma tau. Untung aja dia gak nyolot terus ninggalin sesi tanya jawab.

Sama kaya beberapa reporter tv bego yang sok simpatik dengan bertanya tapi tolol.

“Ibu, bagaimana perasaan ibu melihat rumah ibu terbakar begini?”

Damn, stupid question! Ya gak mungkin lah si ibu bakal jawab gini:

“Wow, amazing sekali nak. Anda harusnya lihat bagaimana api membakar rumah saya sampai habis. Keren, mungkin anda akan mengira itu adalah sebuah happening art!”

Lalu kemudian ibu itu akan menari mengelilingi puing-puing rumahnya.

Please lah wartawan, reporter, jurnalis kacrut.. atau yang ngaku wartawan. Hentikan kebodohan anda….


9 comments July 19th, 2008

Previous Posts


Calendar

December 2008
M T W T F S S
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Kategori

Archives

Recent Posts

Recent Comments

Ngobrol yuk!


ShoutMix chat widget

Links

Support Indonesian Creative

ANIMAFEST



RSS Video Terbaru Beoscope.com