Posts filed under 'Ayo Nonton'
ANIMAFEST
Adalah kompetisi video animasi, broadcast design dan motion graphics yang diselenggarakan oleh www.beoscope.com sebagai sarana pemberdayaan industri kreatif Indonesia.
JADWAL KEGIATAN ANIMAFEST
Dibagi menjadi beberapa tahap:1 November 2008 – 18 Januari 2009
Pengumpulan karya-karya peserta. Semua peserta mengumpulkan hasil karya dengan cara mengunggah film animasi ke www.beoscope.com serta mengirimkan cd/dvd atau kaset miniDV berserta formulir pendaftaran ke kantor beoscope untuk dikurasi.
1 November 2008 – 18 Januari 2009
Proses voting melalui website www.beoscope.com dibuka untuk memilih 3 video terfavorit.
24 Januari 2009
Penyerahan hadiah serta pemutaran film para pemenang.
PERATURAN ANIMAFEST
Peserta dalam festival ini adalah warga negara indonesia kreatif yang mampu menghasilkan karya animasi, motion graphics ataupun broadcast design tanpa dibatasi umur, namun beoscope mendorong partisipasi insan muda Indonesia.Beberapa persyaratan yang harus dipatuhi untuk mengikuti festival ini:
- Hasil karya adalah karya asli dan bukan hasil karya jiplakan atau karya orang lain.
- Durasi karya animasi, broadcast design dan motiongraphics antara 30 detik sampai 10 menit.
- Karya tidak mengandung unsur yang menyinggung SARA, menyerang atau menghina pihak lain atau pornografi.
- Setiap peserta telah membaca Terms and conditions dan Privacy Policy www.beoscope.com dan memahami serta menyatakan bersedia mematuhinya.
- Tiap peserta boleh mengirimkan karya sebanyak apapun
- Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.
CARA MENGIKUTI KOMPETISI ANIMAFEST
Untuk mengikuti ANIMAFEST ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh peserta yaitu:
- Register ke www.beoscope.com
- Punggah video animasi ke www.beoscope.com dalam kategori “V-Competition” dan sub kategori “ANIMAFEST”
- Setelah itu silahkan anda kabarkan keikutsertaanmu kepada teman-teman untuk memilih videomu. Semakin cepat dipunggah, semakin besar kemungkinan untuk divote dan jadi favorite beoscoper.
- Download formulir ANIMAFEST.
- Isi dan kirimkan bersama dengan video animasi anda dalam bentuk VCD/DVD data. Rekomendasi file adalah AVI/MOV dengan ukuran PAL (720×576). Film ini digunakan untuk penjurian dan akan ditayangkan saat penyerahan hadiah.
Formulir dikirimkan ke:
Panitia ANIMAFEST
Beoscope.comMenara Duta Lt 7 Wing C
Jln. HR. Rasuna Said Kav B-9
Jakarta 12910
Selambat-lambatnya tanggal 18 Januari 2009
Keterangan lebih lanjut klik http://www.beoscope.com/animafest
Berbagi
Berbagi
November 4th, 2008
Minggu kemarin akhirnya saya bisa melihat Blitz Megaplex yang baru di Kelapa Gading. Tepatnya di Mall of Indonesia. Mall-nya masih belum selesai sih, tapi beberapa tenant-nya sudah mulai buka termasuk Blitz. Sebenernya rasa penasaran ini karena pengen tahu aja bagaimana design blitz megaplex di MOI serta kualitas tempatnya.
Begitu masuk ke Blitz MOI, suasana chinese terasa kental disini. Nuansa merah dan putih digantikan menjadi merah dan hitam. Kesannya memang semakin gelap dan glamour. CRO atau tempat buat nanya info dan nitip barang jadi keren. Barang kita ditaruh didalam box yang mirip dengan peti-peti obat cina. Cool.
Karena sudah film yang saya nonton masih lama mainnya (Hell Boy II), makanya saya pengen mencoba Gameshepere Blitz. Dan mata saya langsung tertuju ke sebuah console berwarna putih, Ninteno Wii. Cool.. Main game tenis sejam-an cukup membuat tangan capek tapi demen ama Wii karena interaktif.
Karena audi 1 sudah dibuka, saya masuk. Overall audi-nya cukup gede, jauh lebih gede daripada beberapa studio 21. Namun masih kalah gede dengan Audi 1 Blitz GI. Kursinya lumayan empuk, tapi yang goyang-goyang bikin gak nyaman. Karena keliatan mau jatuh. Audio lumayan oke.
Dengan harga 20.000 untuk weekdays dan 35.000 untuk weekend, lumayan buat jadi tempat pelarian kala penat. Main game, nonton bioskop.. pulang hati senang dan riang.
Berbagi
Berbagi
September 23rd, 2008
Apa jadinya kalau Romeo Julietnya Shakespeare ditranslate kedalam versi Indonesia? Ok, forget about IN THE NAME OF LOVE-nya Rudi Sudjarwo yang perpaduan romeo juliet dengan godfather. Ini versi yang agak-agak aneh tapi menarik. Andibachtiar Yusuf atau dipanggil Ucup, membuat sebuah film dengan latar belakang mirip Romeo - Juliet tapi versi Bola! Ya benar, sepak bola dan supporter-nya yang akrab dengan kekerasan.
Bercerita tentang Desi (Sissy Pricillia), supporter PERSIB atau disebut VIKING dengan Rangga (Edo Borne) yang notabene seorang Jakmania sejati. Film yang masih dalam taraf produksi ini memasang beberapa aktris ternama yang lain: Alex Komang, Nani Wijaya, dan Ramon Y Tungka. Mungkin inilah film yang kontroversial buat saya. Karena saya tahu bahwa pertikaian antara Viking dan Jakmania sudah seperti mendarah daging dalam dunia persepakbolaan Indonesia.
Ada beberapa photo yang dirilis dalam produksi:
Mungkin setelah nonton film ini, para supporter bola indonesia jadi lebih ramah? Entahlah. Let’s see.
Photo courtesy of Ucup
Berbagi
Berbagi
September 5th, 2008
GRAND FINAL
KOMPETISI FILM PENDEK ANAK MUDA (KFPAM) 2008
10 Finalis KFPAM 2008 sudah terpilih, film sudah diproduksi, sekarang saatnya menentukan pemenangnya!
ACARANYA:
- Nonton 10 Film Pendek KFPAM 2008
- Pemilihan FILM FAVORIT (prosedur pemilihan seperti prosedur PEMILU 2009)
- Guest Star: Que Pancong, D’Zeek, Zeke & The Popo, dan White Shoes & The Couples Company, Prambors Ngamen Feat, Urban Vibe
- Door Prizes & Bazaar Clothing dan makanan
Parkir Kolam Renang Senayan.
23 Agustus 2008
pukul 16.00-selesai
Tiket Gratisan call Putri di 021 7200555 atau cek di di www.cived.org
Film KFPAM bisa dipilih dan dilihat di www.beoscope.com
BE THERE, HAVE FUN! BUKTIKAN LOE BERANI MILIH!
Berbagi
Berbagi
August 16th, 2008
Selamat, buat para pemenang Kompetisi Video Pendek “TELKOMSEL GO GREEN INDONESIA” yang diselenggarakan oleh BEOSCOPE dan bekerjasama dengan TELKOMSEL dan NOKIA.
Berikut ini pemenang kompetisi:
ACT10N -
There are many interesting actions to save the earth… You act, You Save!
Tiga eR

Which Side R U?
It’s the eternal fight, When good versus bad, when heaven versus hell. You choose the winner!

Selamat sekali lagi… Nantikan kompetisi video pendek berikutnya. Dengan hadiah yang tema yang lebih menarik tentunya.
Anda bisa melihat semua video peserta kompetisi “GO GREEN INDONESIA” at www.beoscope.com.
Berbagi
Berbagi
August 16th, 2008
Rasa penasaran untuk melihat film horror yang katanya paling laris di Thailand ini terbalas sudah. Semalam (malam jum’at) akhirnya kesempatan itu datang juga. Tentu saja tanpa ekspektasi tertentu, saya menonton di Blitz Megaplex di Grand Indonesia.
4bia (baca Phobia aka See Prang dalam bahasa Thailand) ini terbagi dalam 4 cerita oleh 4 sutradara yang berbeda ini menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda. Setidaknya sebuah penyegaran bagi rusuhnya film horror Indonesia yang sampai saat ini belum ada titik kemajuan apapun. Entah karena memang tidak masih belum mampu, apa hanya karena horror Indonesia cuman mengejar keuntungan dengan melakukan pembodohan.
1. ALONE (Youngyut Tongkontund)
Bercerita tentang seorang gadis kesepian, tinggal di rumah kontrakannya dan tak punya perkerjaan apapun. Sampai suatu hari, hp-nya mendapatkan sms dari sebuah nomor tak dikenal. Isinya ingin berkenalan dangan sang gadis.
Tidak banyak dialog disini. Sang sutradara lebih suka melakukan dialog melalui sms. Nice opening.
2. Deadly Charm (by Phavee Purijidpanya)
Bully, sebuah kata yang mungkin sudah akrab. Kekerasan di sekolah, membuat seorang anak membalas dendam dengan menuliskan anak-anak yang menghajarnya di dalam sebuah buku. Black magic ini, membuat siapapun yang melihatnya akan mati.
Agak sedikit gory alias berdara-darah. Pemakain CG yang agak berlebihan dan kelihatan kasar, tidak mengurangi ketegangan film ini.
3. The Middle Man (by Banjong Pisanthanaku)
Sekelompok anak muda sedang camping disebuah hutan. Disana mereka bercerita tentang hantu dan posisi tidur yang paling sering didatangi hantu. Bercandaan mereka yang kelewatan merupakan awal dari semua masalah.
Kocak, ini film horror tapi kocak banget. Serem tapi bikin ngakak. Sampai ada quote yang lucu “Kenapa hantu selalu wanita berambut panjang seperti di film”.
4. Last Fright (by Parkpoom Wongpoom)
Seorang pramugari harus mengawal mayat seorang putri sendirian dalam sebuah penerbangan. Dimulailah terror yang menghantui hingga membuatnya hampir putus asa.
Kalau anda tidak suka terbang, berada dalam tempat yang sempit. Saya sarankan anda tidak menonton bagian ini. Karena anda tidak akan pernah naik pesawat lagi. Inilah cerita paling kuat dan bagus. Intense, serem, kaget, gemeter jadi satu.
Wah, kalau anda penonton film horror sejati. Film ini sayang untuk dihindari. Saya sarankan anda nonton bedua saja, dan jangan terlalu rame biar mood seremnya dapet.
Berbagi
Berbagi
August 15th, 2008
OK…. Saya nonton The Mummy hanya untuk bisa ngorok dan istirahat dengan santai di bioskop. Dan ternyata saya gak bisa tidur, entah karena memang ngantuk udah hilang gara-gara makan popcorn dan minum hot tea apa karena memang sangat berisik.
The Mummy: Tomb of The Dragon Emperor memang film yang ditunggu tahun 2008 ini. Tapi ya begitulah, franchise pop-corn tetep aja pop-corn. Perpindahan sutradara ke Rob Cohen (The Fast and The Furious & XXX) memang tidak mampu menolong film ini. In fact, film Rob Cohen memang medioker semua.
Film ini bercerita tentang beberapa tahun setelah The Mummy Returns. Rick O’Connell (Brendan Fraser) dan Evelyn (Maria Bello) mempunyai anak bernama Alex (Luke Ford) yang sedang mencari keberadaan sebuah makam tempat Kaisar Han (Jet Li) dikuburkan. Rick dan Evelyn juga ditugasi oleh pemerintah untuk membawa permata Shangri-la ke museum cina. Namun penggalian ini membuat sebuah kutukan yang telah lama dijaga.
Banyak nama-nama terkenal seperti Michelle Yeoh yang disini berperan sebagai Zi Yuan, musuh Kaisar Han. Ada juga Anthony Wong sebagai Jendral Yang, Russel Wong sebagai Jenderal Ming, dan yang paling membuat mata melek adalah Isabella Leong sebagai Lin.
Film ini ya begitulah, kurang greget karena lebih banyak mengandalkan CG yang dibilang medioker, jelek dan bukan kualitas yang patut diperhitungkan. Kalau memang suka film ringan dan gak peduli dengan hal-hal lainnya, tonton aja film ini. Setidaknya bisa mantengin Isabella Leong.
Oh.. and I miss Rachel Weisz here…
RATING: **
Berbagi
Berbagi
August 4th, 2008
Hari Kamis malam Jum’at yang menurut gosip banyak setan bergentanyang mencari mangsa. Kalau gwe bilang sih bergentayangan karena lapar, terus cari tukang nasgor tektek yang lewat. Tapi hal itu tidak menyurutkan gwe untuk menonton film Karma, sebuah film horror yang berlatar belakang keluarga Tionghoa di Indonesia. Film ini bercerita tentang sebuah kutukan dalam keluarga, dimana tidak ada satupun perempuan yang selamat dalam keluarga tersebut.
Keluarga Guan (HIM. Damsyik) adalah sebuah keluarga yang aneh. Semua perempuan yang masuk dalam lingkungan keluarga itu akan tertimpa sial. Semua akan mati saat melahirkan. Sandra (Dominique - oh same acting just like i watch berbagi suami ) adalah pacar Armand (Joe Taslim - you better take an acting class dude!, you suck here!) yang sejak kerusuhan tahun 1998 pergi ke Melbourne datang untuk menemui Phillips (Hengky Soelaiman) - bapaknya Armand serta keluarga besar Guan sebagai seorang menantu.
Kedatangan Sandra disambut oleh lemparan gelas dari Guan. Kakak tiri Armand yang bernama Martin (Verdi Soelaiman) juga mengalami gangguan mental. Sandra juga mulai merasakan ada hal yang tidak beres dengan rumah Armand. Penampakan hantu yang menyuruh dia pergi dari rumah tersebut serta obrolan pembantu membuatnya ketakutan.
Sandra penasaran dengan semua hal yang terjadi. Selain dia tidak bisa pergi begitu saja karena sudah hamil 6 bulan, juga karena dia ingin tahu kenapa tidak ada wanita atau perempuan dalam keluarga Guan yang selamat. Pencariannya ini akan membawa ke dalam sejarah kelam keluarga Guan yang tidak banyak orang tahu.
Sebenernya film ini lumayan serem, entah karena gwe nontonnya malam jum’at atau karena emang atmosfirnya serem. Karena menurut kabar, scoring film yang dibuat oleh Akhsan Sjuman ini beberapa part menggunakan frekuensi yang tidak bisa didengar tapi bisa dirasakan. Spooky!
Opening film ini harus gwe akui, inilah opening film yang sangat-sangat Hollywood. Keren banget! Jalan ceritanya sebenernya lumayan ada flashback, tapi karena hantunya terlalu sering keluar (Indonesia banget.. kalau hantu gak keluar namanya bukan film hantu ya?) makanya jadi gak serem lagi. Awal yang mencekam tidak bisa diteruskan sampai akhir cerita.. Sungguh sangat sayang… Tapi setidaknya boleh lah di tonton. Film ini disutradarai oleh Allan Lunardi dan ditulis oleh Salman Aristo
RATING: **1/2
Berbagi
Berbagi
July 28th, 2008
Menonton Batman: The Dark Knight semalam membuat saya agak mengerutkan kening. Entah kenapa, bukannya saya tidak suka. Tapi The Dark Knight memang sangat-sangat gelap. Seperti kebanyakan film Christopher Nolan.
Dibuka oleh adegan perampokan sebuah bank oleh kawanan penjahat bertopeng pimpinan The Joker (Heart Ledger). Dari sini Nolan memberi kejutan-kejutan yang tidak disangka. Sebuah opening yang langsung menohok. Tidak perlu pengenalan karakter yang berbelit-belit. Good.
Gambar beralih ke Batman (Christian Bale) yang setelah Puri-nya terbakar, dia menempati sebuah apartemen mewah yang canggih. Masih bersama Alfred (Michael Caine), pengurusnya yang setia serta pernak-pernik mobilnya yang nanti akan berubah menjadi BatPod (gwe rasa bakal ada iPod Batman dah) serta Lucius Fox (Morgan Freeman) yang selalu manjadi andalan untuk urusan bisnis.
Gordon (Gary Oldman), Harvey Dent (Aaron Eckhart) dan Batman bekerja sama mencari The Joker yang sudah menjadikan kota Gotham berantakan karena tingkahnya. Kisah cinta Rachel (Maggie Gyllenhaal - Thanks God, she acts much way better than Kat!) masih mewarnai kehidupan Batman.
Film ini penuh dengan kejutan dari awal sampai akhir, sangat-sangat gelap dan serius. Hanya The Jokerlah yang membuat film ini menjadi sangat miris mengingat bahwa Heart Ledger meninggal over dosis pasca shooting. Ada satu alasan yang cukup mengejutkan bahwa Heart merasa dia tidak bisa melepaskan sosok Joker.
The Dark Night adalah film yang harus ditonton. Dengan bumbu action, drama yang gelap dan mengejutkan tidak salah kalau dalam opening saja sudah bisa meraih 155juta US, jauh mengungguli Spiderman dan menjadi nomor satu sebagai Opening Terbanyak Dalam Sejarah perfilman.
I want to see The Dark Night again and again. I love to see The Joker.. And I love being THE JOKER! The best villain ever!
RATING: ****1/5
Kalau suka sama THE DARK NIGHT, ada tuh themes WHY SO SERIOUS? buat hp Nokia S40. Unduh aja..
:)
Berbagi
Berbagi
July 21st, 2008
Previous Posts