Archive for September, 2008
Minggu kemarin akhirnya saya bisa melihat Blitz Megaplex yang baru di Kelapa Gading. Tepatnya di Mall of Indonesia. Mall-nya masih belum selesai sih, tapi beberapa tenant-nya sudah mulai buka termasuk Blitz. Sebenernya rasa penasaran ini karena pengen tahu aja bagaimana design blitz megaplex di MOI serta kualitas tempatnya.
Begitu masuk ke Blitz MOI, suasana chinese terasa kental disini. Nuansa merah dan putih digantikan menjadi merah dan hitam. Kesannya memang semakin gelap dan glamour. CRO atau tempat buat nanya info dan nitip barang jadi keren. Barang kita ditaruh didalam box yang mirip dengan peti-peti obat cina. Cool.
Karena sudah film yang saya nonton masih lama mainnya (Hell Boy II), makanya saya pengen mencoba Gameshepere Blitz. Dan mata saya langsung tertuju ke sebuah console berwarna putih, Ninteno Wii. Cool.. Main game tenis sejam-an cukup membuat tangan capek tapi demen ama Wii karena interaktif.
Karena audi 1 sudah dibuka, saya masuk. Overall audi-nya cukup gede, jauh lebih gede daripada beberapa studio 21. Namun masih kalah gede dengan Audi 1 Blitz GI. Kursinya lumayan empuk, tapi yang goyang-goyang bikin gak nyaman. Karena keliatan mau jatuh. Audio lumayan oke.
Dengan harga 20.000 untuk weekdays dan 35.000 untuk weekend, lumayan buat jadi tempat pelarian kala penat. Main game, nonton bioskop.. pulang hati senang dan riang.
Berbagi
Berbagi
September 23rd, 2008
Terlalu banyak kenangan yang kau tinggalkan.
Sejak aku masih kecil sampai sekarang.
Masih teringat bermain-main dengan kelinci-kelinci lucu di perkarangan rumahmu, berburu laron saat hujan mulai reda dan mengaji dikegelapan malam hanya dengan cahaya dari lampu templok.
Semua terasa baru kemarin…. Dan hari ini tiba-tiba kamu pergi meninggalkan kami semua.
Selamat jalan, nek…. kami akan selalu merindukanmu.
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
Berbagi
Berbagi
September 12th, 2008
Apa jadinya kalau Romeo Julietnya Shakespeare ditranslate kedalam versi Indonesia? Ok, forget about IN THE NAME OF LOVE-nya Rudi Sudjarwo yang perpaduan romeo juliet dengan godfather. Ini versi yang agak-agak aneh tapi menarik. Andibachtiar Yusuf atau dipanggil Ucup, membuat sebuah film dengan latar belakang mirip Romeo - Juliet tapi versi Bola! Ya benar, sepak bola dan supporter-nya yang akrab dengan kekerasan.
Bercerita tentang Desi (Sissy Pricillia), supporter PERSIB atau disebut VIKING dengan Rangga (Edo Borne) yang notabene seorang Jakmania sejati. Film yang masih dalam taraf produksi ini memasang beberapa aktris ternama yang lain: Alex Komang, Nani Wijaya, dan Ramon Y Tungka. Mungkin inilah film yang kontroversial buat saya. Karena saya tahu bahwa pertikaian antara Viking dan Jakmania sudah seperti mendarah daging dalam dunia persepakbolaan Indonesia.
Ada beberapa photo yang dirilis dalam produksi:
Mungkin setelah nonton film ini, para supporter bola indonesia jadi lebih ramah? Entahlah. Let’s see.
Photo courtesy of Ucup
Berbagi
Berbagi
September 5th, 2008
Jumpa lagi… dengan maissy…Sorry… udah lama gak update blog karena kesibukan yang membuat saya menganggur… Nantikan review film: Wall-E, Death Race, Asterix dan Olimpiade. Dan kayaknya saya akan menambahkan katergori lagi deh.. Apa itu? tunggu dulu…Eh, belum lupa…. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.. Dan pesan saya… Kalau puasa, jangan sekali-kali ngabuburit atau menghabiskan waktu menunggu bedug maghrib dengan ngemil kacang, minum kopi bahkan makan donat!See ya soon..
Berbagi
Berbagi
September 5th, 2008