4Bia (2008)
August 15th, 2008
Rasa penasaran untuk melihat film horror yang katanya paling laris di Thailand ini terbalas sudah. Semalam (malam jum’at) akhirnya kesempatan itu datang juga. Tentu saja tanpa ekspektasi tertentu, saya menonton di Blitz Megaplex di Grand Indonesia.
4bia (baca Phobia aka See Prang dalam bahasa Thailand) ini terbagi dalam 4 cerita oleh 4 sutradara yang berbeda ini menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda. Setidaknya sebuah penyegaran bagi rusuhnya film horror Indonesia yang sampai saat ini belum ada titik kemajuan apapun. Entah karena memang tidak masih belum mampu, apa hanya karena horror Indonesia cuman mengejar keuntungan dengan melakukan pembodohan.
1. ALONE (Youngyut Tongkontund)
Bercerita tentang seorang gadis kesepian, tinggal di rumah kontrakannya dan tak punya perkerjaan apapun. Sampai suatu hari, hp-nya mendapatkan sms dari sebuah nomor tak dikenal. Isinya ingin berkenalan dangan sang gadis.
Tidak banyak dialog disini. Sang sutradara lebih suka melakukan dialog melalui sms. Nice opening.
2. Deadly Charm (by Phavee Purijidpanya)
Bully, sebuah kata yang mungkin sudah akrab. Kekerasan di sekolah, membuat seorang anak membalas dendam dengan menuliskan anak-anak yang menghajarnya di dalam sebuah buku. Black magic ini, membuat siapapun yang melihatnya akan mati.
Agak sedikit gory alias berdara-darah. Pemakain CG yang agak berlebihan dan kelihatan kasar, tidak mengurangi ketegangan film ini.
3. The Middle Man (by Banjong Pisanthanaku)
Sekelompok anak muda sedang camping disebuah hutan. Disana mereka bercerita tentang hantu dan posisi tidur yang paling sering didatangi hantu. Bercandaan mereka yang kelewatan merupakan awal dari semua masalah.
Kocak, ini film horror tapi kocak banget. Serem tapi bikin ngakak. Sampai ada quote yang lucu “Kenapa hantu selalu wanita berambut panjang seperti di film”.
4. Last Fright (by Parkpoom Wongpoom)
Seorang pramugari harus mengawal mayat seorang putri sendirian dalam sebuah penerbangan. Dimulailah terror yang menghantui hingga membuatnya hampir putus asa.
Kalau anda tidak suka terbang, berada dalam tempat yang sempit. Saya sarankan anda tidak menonton bagian ini. Karena anda tidak akan pernah naik pesawat lagi. Inilah cerita paling kuat dan bagus. Intense, serem, kaget, gemeter jadi satu.
Wah, kalau anda penonton film horror sejati. Film ini sayang untuk dihindari. Saya sarankan anda nonton bedua saja, dan jangan terlalu rame biar mood seremnya dapet.
Entry Filed under: Ayo Nonton
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed


1.
nina | August 15th, 2008 at 9:43 am
waaa…! tengkyu banget infonya mas Iam , kebetulan saya penggemar film horror thailand